Minggu, 30 Desember 2012
R E N U N G A N
Jumat, 14 Desember 2012
Rasa Bersalah
Bila Dihantui Rasa Bersalah
Pernahkah Anda menyesal tentang apa yang telah Anda perbuat? Pernahkah Anda menyadari Anda bisa berbuat lebih baik, tapi sudah terlambat? Pernahkah Anda berbuat kesalahan yang kemudian berakibat fatal untuk Anda dan orang lain? Kalau ya, berarti Anda manusia.
Tidak ada satu pun dari kita yang bersih dari kesalahan. Tiap orang pasti pernah berbuat sesuatu yang kemudian membuat kita menyesal, berharap bisa mengulangi momen itu tapi sia-sia karena waktu tidak pernah berputar ke arah sebaliknya.
Adalah wajar bila kita menyesal, bahkan bersedih. Tapi bagaimana bila perasaan tidak enak itu tetap menghantui kita?
Senin, 22 Oktober 2012
FUTUR ????? .........
Apa Futur itu?
1. Melakukan ma'shiat dan dosa berulang kali. Terlalu sering melakukan kesalahan, menjadikannya sebagai kebisaan yang bahkan sulit ditinggalkan. Dari kebiasaan tersebut, hilanglah kesan kesalahan atau dosa yang dilakukan sampai seseorang menjadi berani melakukan dosa dan kesalahan berikutnya. Anas ra. pernah berkata :
"Demi Allah, niscaya kalian melakukan suatu dosa yang kalian anggap dosa itu lebih tipis dari rambut. Dahulu kami menganggap perbuatan tersebut termasuk dalam mauqibat(dosa besar)." Rasulullah bersabda : "Setiap ummatku akan dimaafkan kecuali orang yang berani melakukan dosa secara terang-terangan."(HR.Bukhari)
NURANI BERBICARA
PROTES
SEORANG GURU
Mengisi setiap
moment untuk mencintai profesiku. Aku berharap dapat menanamkan norma dan
nilai, memperbaiki sikap merusak, mengawasi terhadap perlakuan kejam dan bahkan
mensensor tulisan serta cara berpakain anak-anak ku tercinta yang ada di setiap
kelas yang ku masuki.
Senin, 24 September 2012
FILSAFAT, ILMU DAN KEBENARAN
Pengetahuan dimulai dengan rasa ingin tahu, kepastian
dimulai dengan rasa ragu-ragu, dan berfilsafat dimulai dengan kedua-duanya.
Berfilsafat didorong untuk mengetahui apa yang telah kita tahu dan apa yang
belum kita tahu. Berfilsafat berarti berendah hati bahwa tidak semuanya akan
pernah kita ketahui dalam kesemestaan yang tak terbatas ini. Demikian juga
berfilsafat berarti mengkoreksi diri, semacam keberanian untuk berterus terang,
seberapa jauh sebenarnya kebenaran yang dicari telah kita jangkau.
TEORI SOSIOLOGI
Latar belakang
histories perkembangan sosiologi.Sosiologi lahir di Eropa pada abad ke-19 oleh
seorang sosiologis yang bernama August Comte pada tahun 1839, kemudian diikuti
oleh negara-negara lain. Sosiologi sebagai ilmu empiris merupakan ilmu
pengetahuan yang mempelajari tentang masyarakat, mempelajari berbagai tindakan
sosial yang menjelma dalam realitas sosial. Landasan sosiologi mengandung norma
dasar yang bersumber dari norma kehidupan masyarakat yang dianut oleh suatu
bangsa.
Ada tiga macam norma yang dianut oleh
pengikutnya, yaitu:
(1) individualisme,
(2) kolektivisme,
(3)
integralistik.
Dari Pengertian tersebut, dan berkaitan
dengan tugas mata kuliah sosiologi dan antropologi maka dengan ini saya akan mencoba
mencari gambaran tentang perkembangan ilmu sosialyang berdasarkan pakar pakar
atau para ahli yang berkecimpung dalam bidang sosiolog, (a)Perkembangan ilmu
sosial menurut marx weber, (b)Perkembangan ilmu sosial menurut Durkeim,
(c)Perkembangan ilmu sosial menurut Taylor, Apabila
penulis dalam mencari sumber tentang
perkembangan ilmu sosial kurang lengkap dan mendetil dari pemikiran para pakarmohon dimaklumi karena
dibatasi dengan waktu dan situasi serta setatus kami bukan sebagai sosiolog. Selanjutnya silahkan download didieu
Langganan:
Postingan (Atom)